BPAD AKAN BANGUN 5 PERPUSTAKAAN

TANJUNGPINANG- Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Kepri berencana membangun lima perpustakaan percontohan di lima kabupaten dan kota di Provinsi Kepri. Rencana tersebut  dimaksudkan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Kepala BPAD Provinsi Kepri, Amir Husein mengatakan, lima perpustakaan percontohan tersebut akan dibangun di Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Lingga. Selain itu, juga akan dilanjutkan dengan pembangunan perpustakaan untuk tingkat  kecamatan dengan ukuran 9 x 9 meter yang dilengkapi buku, rak, meja baca, kursi dan komputer.

“Program ini akan kita laksanakan dalam tahun 2011 ini, dengan tujuan membiasakan dan meningkatkan budaya baca di tengah masyarakat demi meningkatkan pengetahuan serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Amir Husain, Selasa (11/1).

Jika program tersebut sudah berjalan, kata Amir, BPAD akan menjadikan perpustakaan Provinsi Kepri sebagai sentral yang akan memberikan unit  pelayanan untuk setiap perpustakaan di kabupaten dan kota.

“Untuk merangsang tumbuh dan berkembangnya program tersebut, seterusnya akan diarahkan untuk membentuk kelompok-kelompok baca di setiap kecamatan. Dan akan diperlombakan di antara kelompok-kelompok baca tersebut, seperti lomba pidato, menulis cerita, dan juga berbagai perlombaan lainnya dan pemenangnya akan diberikan hadiah menarik,” jelasnya.

Untuk membantu perpustakaan daerah terpencil atau daerah pedesaan, kata Amir, BPAD akan memberikan bantuan dana hibah untuk membangun  perpustakaan atau merehab bangunan yang tidak terpakai. Selain itu, BPAD juga akan membagikan buku-buku bersejarah, seperti sejarah Pulau Penyengat kepada setiap perpustakaan kabupaten dan kota, kecamatan serta pedesaan yang ada dengan prioritas utama pada sekolah-sekolah.

Untuk memudahkan pengiriman buku-buku tersebut, lanjut Amir, BPAD akan bekerjasama dengan PT Pos untuk menyalurkan buku-buku tersebut. Program lain BPAD adalah mengadakan perpustakaan di setiap puskesmas.

“Dengan program tersebut, diharapkan bisa lebih menumbuhkan minat baca pada masyarakat Provinsi Kepri. Sehingga budaya baca akan menjadi budaya masyarakat Provinsi ini,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *