Dinkes Kepulauan Riau : Manfaatkan Ruang Laktasi Guna Mendukung Pemberian ASI Ekslusif

Keberadaan pojok laktasi di tempat umum dan perkantoran penting sekali untuk menaikkan persentase pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Hak bayi memperoleh ASI eksklusif telah dijamin Undang-Undang RI Nomor 26 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Penyediaan pojok laktasi di tempat-tempat umum dan perkantoran, termasuk puskesmas dan rumah sakit, sebetulnya diwajibkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012. Namun demikian hanya segelintir di antaranya yang membuat pojok itu menjadi nyaman dan sangat memperhatikan privasi ibu menyusui. Misalnya memiliki bilik-bilik untuk memerah ASI, tempat mengganti popok bayi, dan tempat mencuci botol susu.

 

Pada seribu hari pertama kehidupan, komponen pemberian ASI sangat penting. Kehidupan anak selanjutnya sangat ditentukan pada hari pertamanya. Selain itu pemberian ASI kepada bayi bisa membuat bayi menjadi lebih sehat. Tumbuh kembangnya pun menjadi lebih berkualitas. Salah satu ‘keajaiban’ ASI memang tidak dapat digantikan dengan makanan atau minuman apapun karena memiliki nilai gizi yang paling tinggi dibandingkan dengan makanan bayi yang dibuat oleh manusia ataupun susu yang berasal dari hewan. Beberapa kandungan gizi yang terdapat dalam ASI adalah imunoglobulin, protein, enzim, hormon, sel darah putih, dan zat gizi lainnya. Zat gizi inilah yang mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk itu, pemberian ASI kepada bayi sangat penting. Selama pemberian ASI, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus. Mendapatkan air susu ibu (ASI) merupakan hak bagi bayi. Pemberian ASI merupakan titik penting bagi bayi karena tingkat kematian anak dapat diturunkan dengan memberikan ASI eksklusif.

Semoga dengan berjalannya waktu, semakin banyak pengelola kantor dan tempat umum sadar penambahan jumlah dan kualitas pojok laktasi diperlukan untuk mendukung pemberian ASI eksklusif. Secara tidak langsung penyediaan pojok laktasi mendorong naiknya derajat kesehatan dan kecerdasan generasi penerus bangsa.

3 tanggapan untuk “Dinkes Kepulauan Riau : Manfaatkan Ruang Laktasi Guna Mendukung Pemberian ASI Ekslusif

  • Oktober 8, 2020 pada 10:55 am
    Permalink

    KANTOR KEMENTERIAN ESDM HANVUR DI RUSAK MASSA .DEMO TOLAK OMNIBUS LAW .
    SEMOGA DI RANGKUL DI BINA DI SALURKAN DI URAI KEBUNTUAN .DIALOG .PENGUSAHA.PEKERJA.PEMERINTAH .

    Balas
  • Oktober 8, 2020 pada 10:57 am
    Permalink

    40 DOKTER POSITIF DI KEPRI .SEJAK MAR-SEPT .
    SEMOGA APD.MASKER.JAGA JARAK DLL .WASPADA .WASPADA .
    DISINFEKTAN.OBAT LENGKAP .KEBUTUHAN HARUS TERSEDIA .

    Balas
  • Oktober 8, 2020 pada 11:31 am
    Permalink

    OMNIBUS LAY BISA DI UJI MK.ATAU PERPPU .BATAS WAKTU TDK ADA .RENTANG WAKTU SANGAT TERGANTUNG .ADA TDK MELANGGAR UUD DAN PANCASILA.
    ADA 1000 PASAL .MK TERUJI.TERBUKTI .
    LSM.OKP.ASOSIASI PEKERJA BOLEH .
    TDK KORUM.TDK TERBUKA.TDK PARTISIPATIF …PASAL PEMOHON .AYAT ..UUD….TERGANTUNG MK ..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *