Agung,Aries,Ricard,Viktor Sikat Habis Bandar Sabu Di Riau Dan Kepri

Kapolda Riau Irjen Pol Agung SI telah perintahkan jajarannya akan berantas habis Narkoba di Riau .Agung geram melihat ada oknum Kompol Imam Ziadi Zaid bawa 16 kg 23/10,tim harimau ada Saharuddin di Lapas mengendalikan sabu hal ini Menkumham Yasona Lauly dukung penuh langkah Polri bersih bersih di Lapas.

Kombes Viktor Siagian sebagai Dir Reserse Polda Riau bersama tim harimau tangkap 50 kg gunakan merk teh guan yin wang ,dengan nilai 100 milyar ada dua orang yang di amankan yakni SA dan RA 11/11/2020 bersama Bea Cukai .

Ka BNN Kepri Brigjen Pol Ricard Nainggola 10/11/2020 lagi tangkap 33 kg sabu di Nongsa Batam ,dua tersangka lagi di amankan .

Kapolda Kepri Irjen Pol Aries Budiman telah perintahkan jajarannya ungkap semua ,investigasi semua asal muasal narkoba lewat perairan ,telusuri sampai ke negara asal ,lakukan koordinasi dengan interpol .

Barang haram ini sudah sering masuk lewat perairan jam 01-04 pagi atau hari besar di saat sedang apel pagi ,kesempatan masuk hitungan menit sudah sampai karena dekat antara berakit dan bengkalis atau perairan lainnya .

Arman Depari pernah ungkap kan hal ini berulang ulang,namun yang namanya bandar pasti punya trik jitu untuk mengelabui terus,modus berubah ubah .

Harga di negara luar per kg hanya 300 ribu di sini bisa 1 milyar ,ekstasi di sana 10.000,- di sini bisa 300 ribu per butir ,bisnis menjanjikan ,menggiurkan ,sekali lolos bisa menikmati setahun istirahat .

Doni anggota dewan Palembang partai golkar komisi I bawa 5 kg ,di pecat oleh Ketum Partai .Banyak yang lainnya sudah di ungkap oleh BNN Dan Kasat Narkoba di seluruh Indonesia .

Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz bila ada polisi tangkap di atas satu kg sabu di pastikan pangkat naik setingkat ,piagam dan insentif di berikan ,hal ini Polisi sudah berlomba lomba melakukan pengintaian dan investigasi secara menyeluruh .Bandar ,Pengedar,Pemakai sudah ketar ketir ,terdesak bahkan sulit untuk lolos.

Tempat hiburan ,karaoke,diskotik,lokasi dingdong ,wisata ,hotel sudah di ingatkan jangan coba coba gunakan narkoba pasti di sikat .

Target ada tiga Narkoba,senpi ilegal ,terorisme hal ini sudah ada intruksi baik itu Panglima TNI Jenderal HT Dan Kapolri Jenderal Idham Aziz dan jajaran lainnya .

Waspada terus di tengah covid melanda dunia ,sulit nya cari kehidupan,ekonomi hal ini menjadi tergiur yang bisa merusak generasi dan bisa menyesal selamanya,waspada terus ,Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau .

Presiden RI Joko Widodo sudah perintahkan semua Menteri ,Dirjen ,Kepala Daerah terus dorong ekonomi dan kesehatan ,sering turun ke daerah bantu warga di tengah pandemi ,agar terhindar dari bahaya .Rangkul dialog salurkan ciptakan lapangan kerja banyak agar kriminalitas berkurang insya Allah .

Ijin dll gratiskan semua ,proyek di pecah 100 juta ke bawah agar tumbuh ekonomi ,investor 10/12/2020 akan masuk besar besaran bila KDH peka peduli jemput bola cepat tuntas ,tidak ada keraguan sehingga Indonesia Maju .Bila ada KDH yang lambat di pastikan investor hengkang ke daerah lain.APBN.APBD.CSR sudah di berikan maksimal ,manfaatkan dengan baik ,pelayanan prima cepat.Usai Pilkada mungkin ada rombak Menteri ,dengan adanya Joko Widodo dan Prabowo bersatu ,semoga yang lain bisa menyatu ,hilangkan ego sektoral ,rangkul semua agar Indonesia keluar dari pandemi global ,TNI.POLRI.Fokus pilkada 270 daerah aman terkendali .Bila ada rusuh di pastikan pimpinan nya yang akan di copot .

One thought on “Agung,Aries,Ricard,Viktor Sikat Habis Bandar Sabu Di Riau Dan Kepri

  • November 11, 2020 pada 2:28 pm
    Permalink

    34.000 NAPI DI SUMUT ,24.000 PENGHUNI NYA KASUS NARKOBA .KAPOLDA IRJEN POL M SIREGAR

    6 TAHUN PENJARA EKS BUPATI BENGKALIS KASUS JALAN .

    21.425 TEMUAN BPK RI HARUS DI PERBAIKI TAHUN INI

    1,5 KG SABU DAN 435 RIBU PIL KOPLO DI TANGKAP DI JATIM .

    27 PASLON MASIH POSITIF AKIBAT PANDEMI

    KPK RI TEMUKAN BANYAK MASALAH LIMBAH TIM MEDIS.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *