Anambas Membangun ,Kajati Kepri Awasi Proyek ?

Pembangunan sepak bola rintis hilir 3 milyar,lapangan sepak bola siantan 3 milyar,RSUD Tarempa 2 milyar,jalan SP II Siantan 77 milyar,rumah dinas puskesmas 553 juta.

Abdul Haris Bupati Anambas sudah ingatkan,jalan asal jadi proyek yang sudah di kerjakan harus sesuai SPEK ,RAB .

Jalan menuju kantor Mapolres Anambas 997 juta,pengadaan speed boat 561 juta,kantor dinas badan kakan (OPD) sebesar 26 milyar,pembersihan lahan 854 juta,pemasangan kabel listrik 466 juta,sound sistem 499 juta,perencanaan pembangunan siantan 271 juta,pelantar tarempa timur 183 juta,landscape 237 juta,alat tulis kantor 438 juta.

Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra minta hasil temuan BPK RI segera di tindak lanjuti ,bila tidak mau masuk ke ranah hukum Kajati Kepri dan Polda Kepri .

SPAM yang kemaren belum selesai ,KONI juga belum tuntas ,bantuan media 12 belum juga tuntas hasil ini perlu di investigasi oleh pihak penegak hukum .

Batu miring mesjid agung 2 milyar ,pelantar palmatak 3,3 milyar,pengadaan obat spesialistik 3 milyar,mesjid nurul iman 500 juta,dusun batu nyodong 799 juta,pengadaan promkes mobil 684 juta,mesjid nurul ikhsan siantan 999 juta,pembangunan gawat darurat 750 juta,puskesmas keliling 672 juta,bahan pakai habis 610 juta,obat kontrasepsi 237 juta .

Amat Yani sebagai Waka DPRD Anambas segera di kontrol di awasi semua yang bersumber dari duit rakyat .

Dana media puluhan milyar ,jangan di monopoli ,ada dugaan indikasi korupsi .

Satiar Sekda Anambas sudah ingatkan kerja yang betul jujur transparan ,sebab dana ini pasti di ketahui oleh Mendagri,KPK RI,Kajati dll.

Mudah untuk di investigasi ,kontraktor siapa alamat di mana ,cek di lapangan ada tidak merk up dan dugaan korupsi .

Kajagung RI ST Burhanuddin minta Jaksa awasi semua yang bersumber dari APBN,APBD,CSR dll.

Indikasi di suruh teken 1 milyar ,namun yang terima hanya 50 % ini harus di usut tuntas ,belum lagi keluarga oknum yang bermain ,atau perusahaan istri dan anak nya ,semoga ini di bersihkan tahun 2021 ,tidak ada lagi amplop di dalam berkas dll .

Waspada terus ,sebab Presiden RI Joko Widodo minta semua awasi kegiatan proyek ,di tengah pandemi global kita harus peka peduli terhadap warga sekitar ,padat karya dan umkm di kembangkan .

Proyek di pecah pl sehingga tumbuh dan berkembang .Wisata agak anjlok PAD agak berat naik ,phk dll sudah terjadi .

OPD berpikir cerdas bijak jujur iklas ,jangan lagi bermain pola lama ,sudah di endus oleh KPK RI ,Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *