Ansar Ahmad, Tinggal Bangun Di Lahan 950 Hektar Dompak

Pembebasan lahan di Dompak sudah di ganti rugi, ketika zaman Gubernur Ismeth Abdullah ada 950 Hektar ketika itu Sekda nya Edy Wijaya, Yang bayar kan Raja Tjelak dkk

Yang sudah di bangun oleh Ismeth Abdullah ketika itu Yakni Kantor Gubernur, Kantor OPD, DPRD dan lain nya

Namun TVRI baru saja ada perwakilan, sudah di berikan 10 milyar bangun kantor dan lahan gratis, begitu juga Kogabwilhan sudah di bangun, lahan gratis

KPU, BAWASLU lahan gratis akan di bangunkan oleh duit rakyat, kondisi sekarang meratakan di siapkan satu milyar

Ansar Ahmad Gubernur Kepri lagi sedang berjalan bangun fly over 60 milyar, jalan kiri kanan 40 milyar padahal jalan masih mulus

Bila di pecah 50 juta, satu CV, sudah ribuan paket terbantu, belum lagi Rumah Toko teras di bangun 10 milyar jl merdeka, dirkrimsus 10 milyar, brimob 10 milyar, BIN 10 milyar dll

Natuna bangun jalan ada puluhan milyar, dekranasda, dll ada dana DAK 60 milyar tergantung sekolah sama Kadis Pendidikan

Ada 1200 paket proyek dan lain nya, tahun 2023 sudah mulai juga di anggarkan

Pengawas sudah bergerak, kontrol terus BPK, KPK RI, Kejati, Kejari dan Polda

Masjid sudah di bangun megah, zaman Ansar banyak juga hibah 1 milyar rumah ibadah, harus di pilah mana dana ummat, APBD, APBN, APBD Kab Kota harus jelas, inspektorat awasi

RO RO sudah ada di Dompak, jalur dan swasta segera bersaing, sehingga tidak di monopoli, Hengky, Samin, Siment, pengusaha lain mau, sepanjang ijin dll gratiskan

Lahan sudah ada, tinggal bangun, rawat dan pabrik di perbanyak, kunci nya ijin dll gratiskan, setelah setahun baru di pungut, pasti pengusaha mau

PT BAI segera bisa tampung warga jual bauksit swakelola pernah kg berapa, sehingga ekonomi maju

Lintas barat segera buka kota baru, pasar, pelabuhan, ruko, perumahan dll di bawah jembatan terpanjang itu, Lobam sudah mulai banyak pabrik, di Lagoi sudah mulai bangkit

Singgarang 30 milyar jalan, kiri kanan tak ada rumah, mestinya bangun pabrik, bila tanah terlantar, pajak naikan, pihak ketiga mau bongkar semua spanduk, advertising dll kerja sama dengan TNI, POLRI, SATPOL. lihat kota kota besar ada iklan di mobil langsung foto, kwitansi langsung datang ke rumah

Semoga berpikir jernih luas wawasan luas tidak sempit, tapi niat ingin sejahterakan warga, duit ada, amanah legesi? Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *