Nelayan Sekali Tarik Satu Ekor ,Nelayan Asing Dua Ton ,Ayo Gerak Kepri

Bupati Natuna Wan Siswandi Dan Wakil Bupati Natuna Rodial Huda sudah tegas ,apabila ada nelayan asing curi ikan akan di sikat oleh 15 Jenderal yang ada di Kepri :Kapolda,Danlantamal ,Guskamla,Panggarmabar,BIN,Danrem,Pangkogabwilhan danlanal dlll.

Syahrin A Dirjen PSDKP sudah sering malakukan patroli Hiu Macan ,namun belum maksimal lebih canggih kapal luar dari Tiongkok ,bisa sadap dan hp bisa mati ,alat komunikasi kita tiba tiba mati .

Semoga Menhub RI Budi Karya S dan Menteri KP Trenggono segera beli kapal yang canggih agar bisa patroli bersama TNI-Polri bila ada yang curi ikan sikat habis .

Nelayan ibarat tikus mati di lumbung padi ,semoga kapal nelayan beli yang bagus dan dermaga di Pulau Laut bisa sandar 50 Ton atau 300 ton .

Sejak Andi Rivai Siregar ,Daeng Rusnadi ,Hamid Rizal dan sekarang Bupati Wan Siswandi ayo gerak cepat ,bawa proposal ke Gubernur Kepri bersama 8 senator Kepri bersama sama ke pusat ,sampaikan ke DPR Dan Presiden RI Joko Widodo apa adanya ,insya allah bisa terbantu .

Kondisi pandemi global harus bisa buat terobosan ,apalagi Wabu Rodial Huda ahli tentang perikanan dan kelautan.

Mr Nato Pengusaha hebat di Sedanau di ajak dialog bersama nelayan pasti bisa ,kunci nya sejahtera warga Natuna,bangun pabrik ikan dll .

Selat Lampa sudah bagus di bangun oleh Joko Widodo ,manfaatkan pelabuhan ini dengan baik ,bila perlu SPBU di tengah laut bisa isi kapal kapal tengker dan kapal kita juga harus canggih .

Betul apa kata Prabowo Menhan RI harus punya alutsista yang handal ketika rapat dengan komisi I DPR RI .

Ikan Napoleon harga per kg bisa 1 juta rupiah ,Kerapu juga ratusan ribu bahkan nelayan kita banyak buat keramba ,Dibas KP Kepri Agus Sukirno segera berikan pupuk dan bibit dll .

Anambas juga seperti itu ,semoga Bupati Abdul Haris yang sudah dua periode tentu sudah faham apa yang mau di buat .

Minyak di tengah laut melimpah ,gas melimpah ,batu bara melimpah bila di kelola dengan baik .

Ikan jutaan ton sudah di bawa ke Tiongkok dan Hongkong ,bahkan Nelayan dari Pulau Jawa banyak masuk ke daerah ini ,tangkap ikan yang canggih ,sementara Warga sekitar masih manual ,tentu harus ada solusi buat warga .

Bila perlu fokus APBD sehingga bisa datangkan PAD ,bila perlu puluhan kapal ikan asing yang di tangkap ,sudah ada putusan PN ,serahkan ke nelayan rehab permak modern bisa di fungsikan untuk tangkap ikan dan transportasi antar pulau ,Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau .

Airud dan Lanal sering patroli ,kawal nelayan ,sehingga tidak di intimidasi oleh kekuatan militer asing di laut China Selatan .Pernah suatu ketika razia DKP di tangkap kapal asing ,di lepas karena ada intimidasi ,padahal Presiden RI Joko Widodo sudah dua kali ke Natuna.

Serasan,Midai ,Sedanau ,Pulau Laut ,Transmigrasi maju berkembang ,kurangi acara seremonial ,KDH harus fokus bersama DPRD Dan Vertikal Daerah ,insya Allah bisa maju sejahtera .Wagub Kepri mendorong untuk kemajuan daerah .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *