101 Dan 170 KDH Tahun 2022,2023 Habis Masa Jabatan nya

Presiden RI Joko Widodo akan di sibukan dengan Pilkada 170 Gubernur, Bupati, Walikota akan berakhir tahun 2023, adapun Gubernur Sulteng, Sulsel, Sumut, Riau, Papua , Jabar, Jateng, Jatim,, Bali, NTT, NTB, Maluku, Sumsel, Lampung, Kalbar dan Kaltim, bisa saja akan ada Plt, Pj, Plh .

Hal ini harus di bahas oleh DPR RI Dan Pemerintah agar tidak ada lagi regulasi yang menyulitkan atau buat serentak, atau gimana solusi yang terbaik.

Belum lagi tahun 2022 ada 101 Gubernur, Bupati, Walikota habis masa jabatan nya 76 bupati dan wakil bupati, 18 Walikota dan wakil ada kesempatan emas buat warga yang bisa dapat tiket dari parpol,. mencukupi syarat nya.

Tujuh Gubernur tahun 2022 juga habis yakni Papua Barat, Gorontalo, DKI, Babel, Aceh, Banten dan Sulbar.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur tentu harus berjuang mati matian untuk dapatkan simpati dan kemenangan, biaya cukup besar minimal 5-50 milyar tergantung daerah nya.

Bahkan tak jarang banyak gesekan antar etnis, kelompok, golongan, agama, ras dll, sehingga perlu regilasi yang mumpuni dan transparan.

Mendagri Tito Karnavian akan banyak Plt, pj, plh bahkan ini menyulitkan, belum lagi ketika terpilih pesan sponsor dan OPD akan banyak di geser, sehingga ASN, PTT, HONDA agak sulit, di satu sisi mau independen, dianggap tak loyal, di sisi lain di bantu bila ketangkap masalah yang ada.

Menpan RB Tjahjo Kumolo juga sudah buat Permen untuk apel setiap Senin, belum lagi Menteri akan di geser, bahkan di saat pandemi, agar rawan berkerumun.

Tidak sedikit juga ketika di lantik, belum pulang modal sudah ketangkap KPK RI, ada yang apes ada yang selamat, ada yang teraniaya jadi ATM.

Terbukti ketika Waka DPR RI Aziz Syamsuddin dan mantan penyidik KPK RI Robin dugaan suap atau rasuah kasus. Itu yang kelihatan, yang tak nampak atau selamat, bisa saja lewat dollaris dan sing dll.

Terbukti Isdianto mantan Gubernur di pilih lewat DPRD Kepri, Endang Abdullah Wawako Tanjungpinang di pilih lewat DPRD, biaya dikit aman damai, duit nya bisa di nikmati oleh semua warga.

Bahkan masih banyak yang lainnya di pilih lewat DPRD aman terkendali, HP di simpan tidak boleh di pegang.

UU Pilkada nomor 7 tahun 2012,UU Nomor 10 tahun 2016.Putusan MK Nomor 55 tahun 2019

MK Pasal 67 ayat 3 di tolak, pasal 134 ayat 1,UU Nomor 17 tahun 2017 , MK Nomor 55 tahun 2019 .

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Pol LS Prabowo, dan jajaran nya agak ekstra ketat dalam rekrutmen nya, pengamanan di setiap TPS, Lurah, Camat dll.

Ada yang tidak becus kinerjanya segera copot tindak tegas, siapapun dia jangan gegabah, APBN, APBD, CSR yng masuk ke daerah di gunakan untuk kesejahteraan bersama, Kata Syahban Siregar SH Pengamat Sosial Media Di Kepulauan Riau.

Bagi yang mau dekat Pilkada, siap siap dekati rakyat, dengar lihat eksekusi langsung, agar berat kondisi saat ini. Belum lagi Awal tahun 2024 Pilpres, Pileg Dan Pilkada.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *